PERUBAHAAN KEBUDAYAAN
Perubahan Kebudayaan
Setiap masyarakat selama hidup pasti mengalami perubahan-perubahan.
Perubahan mana dapat berupa perubahan yang tidak menarik dalam arti kurang
mencolok. Ada pula yang pengaruhnya terbatas maupun yang luas, serta ada pula
perubahan-perubahan yang lambat sekali, akan tetapi ada juga yang berjalan
dengan cepat. Perubahan budaya dalam masyarakat meliputi berbagai bentuk
meliputi kesenian, ilmu pengetahuan, teknologi, filsafat dan laoin sebagainya.
Ruang lingkup perubahan kebudayaan mencakup bagian yang lebih luas dari
perubahan sosial, namun didalamnya tidak termasuk berkaitan dengan organisasi
sosial.
Hubungan antara perubahan sosial dan perubahan kebudayaan sangat
erat. Kebudayaan adalah cara berpikir dan bertingkah laku, yang timbul karena
interaksi ytang bersifat komunikatif seperti simbol-simbol dan bahasa yang
menjadi alat pertemuan antar individu atau kelompok. Kebudayaan merupakan
hubungan yang kompleks antara pengetahuan, kepercayaan, kepercayaan,
kesenian, adat istiadat dan setiap kemampuan manusia untuk
mengembangkan kebiasaan sebagai warga masyarakat. Perubahan sosial dan
perubahan kebudayaan mempunyai aspek yang sama yaitu keduanya bersangkut paut
dengan suatu cara penerimaan cara-cara baru atau suatu perbaikan dalam cara
suatu masyarakat memenuhi kebutuhannya (Soemardjan, 1982)
A.
Pengertian Culturan Change (perubahan kebudayaan)
Culturan
Change (perubahan kebudayaan) = suatu keadaan dimana terjadi
ketidaksesuaian di antara unsure kebudayaan yang berbeda sehingga menghasilkan
keadaan yang tidak serasi fungsinya bagi kehidupan. Dalam perubahan kebudayaan
yang berubah adalah unsure kebudayaannya, bisa berbentuk pergeseran,
pengurangan, penambahan, pengembangan bahkan hilang sama sekali dan diganti
yang baru.
Kebudayaan sebagai sebuah pendekatan dalam perubahan sosial
berorientasi pada hal-hal yang lebih mikro seperti pandangan, sikap, dan
orientasi individu. Hal ini yang membedakan antara disiplin sosilogi dan
antropologi mengenai perubahan sosial. Sosiologi lebih menekankan aspek makro
dalam perubahan sosial seperti jumlah penduduk dan perkembangan ekonomi.
Sosiologi memusatkan pada ketegangan antar kelompok sebagai faktor penyebab
perubahan. Meskipun terdapat perbedaan, namun pendekatan sosiologi dan
antropologi cenderung saling berhimpitan.
Perubahan
budaya sebenarnya lebih mengacu pada sebuah perubahan dalam proses tata
sosial dalam masyarakat. Beberapa perubahan budaya ini termasuk juga perubahan
dalam lingkungan, lembaga, perilaku dan juga hubungan sosial. Selain itu,
perubahan budaya juga bisa mengacu pada gagasan untuk sebuah kemajuan sosial
dan juga evolusi sosial dan budaya.
Perubahan
budaya sendiri biasanya dapat berlangsung dengan sangat cepat ataupun lambat
dan umumnya sangat tidak bisa disadari oleh masyarakat dalam sebuah negara.
Karena hanya beberapa orang yang mengetahuinya ketika orang tersebut mulai
membandingkan kehidupan sosial di masa lalu dan masa saat ini. Perubahan budaya
dalam kehidupan masyarakat biasanya dapat terjadi masyarakat itu sendiri
menginginkan sebuah perubahan.
B.
Penyebab Perubahan Budaya
1)
Masuknya
kebudayaan lain yang memengaruhi kebudayaan asli
3)
Konflik
4)
Perubahan
jumlah penduduk
5)
Munculnya
penemuan baru di masyarakat
6)
Apalagi
di zaman digital seperti sekarang, perubahan sosial budaya merupakan sesuatu
yang senantiasa terjadi.
C.
Dampak Perubahan Budaya
1) Cara berkomunikasi
Berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi mengubah cara kita
dalam berkomunikasi. Dulu komunikasi dilakukan dengan surat-menyurat, tetapi
saat ini dilakuan dengan SMS atau surel. Dulu juga ada yang namanya telegram
dan telegraf, akan tetapi saat ini perannya digantikan dengan telepon,
handphone, dan jejaring sosial. Ini membuktikan bahwa perkembangan teknologi
dapat menyebabkan perubahan budaya dimasyarakat.
2) Cara berpakaian
Dulu, orang-orang bangga mengenakan pakaian adat dari daerah
masing-masing. Tetapi, saat ini rasanya hal itu sangat sulit dijumpai kecuali
kalau ada acara-acara adat. Cara berpakaian dipengaruhi dari
informasi-informasi yang didapatkan dari berbagai media seperti Tv dan
Internet. Saat ini, cara berpakaian sebagian masyarakat banyak dipengaruhi oleh
budaya barat.
3)
Gaya
hidup
Sebagian masyarakat menerapkan gaya hidup yang baik di dalam
kehidupannya seperti menjadi vegetarian, workaholic, dan lainnya. Tetapi
ada juga sebagian besar juga dapat membuat masyarakat yang terjerumus kedalam
gaya hidup yang tidak baik yang tentu tidak sesuai dengan kepribadian bangsa
seperti narkoba dan pergaulan bebas.
4)
Emansipasi
wanita
Salah satu bentuk perubahan budaya budaya yang terjadi di
masyarakat adalah emansipasi wanita, artinya wanita memiliki derajat yang sama
dengan pria. Dulu kita jarang sekali melihat wanita yang menjadi pimpinan,
bahkan ada kalimat orang tua yang menyatakan bahwa kehidupan wanita adalah
disekitar dapur, sumur, dan kasur. Saat ini tentu berbeda, banyak wanita yang
menjabat peran penting di negeri ini seperti anggota parlemen, pimpinan
perusahaan, dll.
5)
Masyarakat
semakin kritis
Perkembangan informasi dan komunikasi membuat akses terhadap
informasi semakin mudah. Informasi tersebut bisa didapatkan dari berbagai media
komunikasi, seperti koran, televisi, internet, dll. Hal tersebut membuat
masyarakat kita semakin cerdas dan kritis, contohnya adalah masyarakat selalu
mengomentari kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintah untuk negeri ini,
terlebih jika kebijakan tersebut tidak populis dimata rakyat.
6)
Tergerusnya
kebudayaan
Tidak sedikit budaya barat yang masuk ke negara lain, contohnya
adalah perayaan hati valentine dan halloween. Meskipun kedua budaya tersebut
bukan budaya asli lokal, akan tetapi tidak sedikit masyarakat lokal yang
melestarikan budaya tersebut. Banyak masyarakat yang menyatakan bahwa budaya
asing jauh lebih menarik ketimbang budaya kita sendiri, hal ini yang
menyebabkan ketertarikan kepada budaya lokal semakin menurun.
7)
Penggunaan
bahasa daerah semakin jarang
Contoh perubahan budaya budaya lainnya adalah penggunaan bahasa
daerah yang sudah semakin jarang. Kita tahu bersama, ada banyak bahasa daerah
di penjuru dunia ini. Akan tetapi saat ini banyak masyarakat lokal yang
cenderung menggunakan bahasa nasional. Hal ini bukan tanpa alasan, karena
bahasa nasional lebih dimengerti oleh semua orang sedangkan bahasa daerah hanya
dimengerti oleh masyarakat daerah tertentu saja. Bahasa internasional juga
merebak karena masuknya teknologi dalam masyarakat.
Sumber:
1)
https://tirto.id/contoh-perubahan-sosial-di-kehidupan-sehari-hari-masyarakat-desa-gbRv
3)
https://www.kelaspintar.id/blog/tips-pintar/pengertian-perubahan-kebudayaan-8736/
Komentar
Posting Komentar